Yayasan Pondok Pesantren SPMAA  berdiri pada tanggal 27 Oktober  1961 di Desa Turi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Yayasan SPMAA lahir dari keprihatinan Bapak Guru MA. Muchtar atas kondisi kehidupan masyarakat di daerah tertinggal yang secara kuantitatif masih mendominasi sistem sosial masyarakat. Ironisnya kala itu masih sedikit lembaga yang mau menjamah dan memfasilitasi berbagai permasalahan dan kebutuhan masyarakat tersebut.

Bapak Guru Muhammad Abdullah Muchtar (pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren SPMAA Pusat)

Mengacu pada realitas yang demikian itu, maka diawal kiprahnya prakarsa untuk mewujudkan gagasan tersebut dikembangkan melalui pesantren sebagai sumber inspirasi, motivasi, dan inovasi dalam pembangunan masyarakat. Bapak Guru Muhammad Abdullah Muchtar sebagai pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren SPMAA Pusat membumikan gagasan tersebut dengan menyelenggarakan pendidikan keterampilan dan melakukan pengasuhan terhadap  para anak yatim piatu melalui PPFMYP (Panti Penampung Fakir Miski dan Yatim Piatu).

Dengan pertimbangan bahwa, anak-anak yang tinggal dalam penampungan tersebut juga memerlukan kebutuhan ruhani, maka didirikanlah pesantren sebaga lembaga penyedia ilmu-ilmu agama. Nama yang dipilihkan untuk pesantren ini adalah Sumber Pendidikan Mental  Agama  Allah, atau disingkat SPMAA, yang sekaligus menjadi nama resmi lembaga. Padatahun 1979, Yayasan SPMAA resmi menjadi organisasi sosial yang berbadan hukum.

Yayasan SPMAA selain memakai pendekatan layanan berdasarkan jiwa kasih (charitatif-filantropis), sejak tahun 1978 juga melakukan strategi model ‘Community Development’ dengan membina para pengusaha mikro, petani, dan nelayan dengan memberikan sentuhan penanganan pada kelembagaan kolektifnya  agar mampu mengakses berbagai sumber yang dibutuhkan masyarakat.

Leave a Comment